Dokter Beberkan Soal Osteoporosis Hingga Patah Tulang

- 11 Juni 2024, 22:22 WIB
Ilustrasi - Patah Tulang Penis: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan yang Perlu Anda Ketahui
Ilustrasi - Patah Tulang Penis: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan yang Perlu Anda Ketahui /Dainis Graveris

HARIAN BOGOR RAYA - Infus biasanya diberikan setiap sebulan atau dua bulan sekali hingga maksimal tiga bulan sekali, tergantung pada jenis obat yang digunakan dan kondisi pasien. Kombinasi antara obat minum, infus, dan suplemen kalsium kerap dipakai untuk mengobati osteoporosis parah dan mencegah patah tulang lebih lanjut. 

Pasien dengan patah tulang yang lebih parah akan menjalani operasi untuk menyuntikkan semen ke tulang. Lalu, diberi obat penguat tulang agar tulangnya tidak kembali patah. Kemudian, pasien yang mengalami patah tulang panggul, harus operasi pemasangan pen atau penggantian kepala sendi jika patah tulang terjadi pada leher tulang panggul.

Jika patah tulang terjadi pada bagian lebih bawah dari panggul, maka paku akan dipasang agar tulang bisa tersambung kembali dan struktur tulang bisa kembali seperti semula.

Baca Juga: Pelajar korban Perundungan oleh Rekannya di Satu Sekolah Alami Patah Tulang Rusuk hingga Abses Syaraf Leher

"Kalau patah di pergelangan tangan kita mesti gips, benerin posisinya empat sampai lima minggu, karena kita berusaha mengembalikan bentuk tulang normal, kemudian beri obat. Saat (tulang) sudah nyambung, gips dilepas, dan gerakkan tangan seperti biasa," ujar dokter spesialis ortopedi konsultan dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana,

Ia pun memaparkan tata laksana penanganan pasien dengan osteoporosis atau pengeroposan tulang berdasarkan tingkat keparahannya. "Kalau ternyata tulangnya sudah rapuh atau timbul patah tulang karena keropos, harus diberikan treatment, pengobatan, tergantung berat ringannya juga," kata dr. Ifran Saleh dari RSCM Kencana, dilansir dari Antara.

"Kalau enggak parah diberikan obat penguat tulang yang diminum sebulan sekali atau seminggu sekali, minum selama tiga sampai empat tahun," katanya.

Baca Juga: Hati-hati ! Konsumsi Obat Jenis Ini Dapat Mengakibatkan Tulang Cepat Rapuh

Setelah rutin minum obat penguat tulang selama tiga sampai empat tahun, ia melanjutkan, pasien akan diberi waktu istirahat minum obat selama dua tahun. Selama jeda minum obat, proses pengerasan tulang pasien akan diamati guna mencegah tulang terbentuk terlampau keras dan memastikan tulang dapat pulih sebagaimana semestinya.

Halaman:

Editor: Maryam Purwoningrum

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah