Jumlah Janda di Kabupaten Bogor Bertambah 8 Ribu di 2022? Pengamat: Faktor Ekonomi dan Kesetiaan

- 21 Maret 2023, 20:40 WIB
Jumlah Janda Bertambah 8 Ribu Orang di Kabupaten Bogor di 2022? Pengamat Sosial Ketua MPB Atiek Yulis Setyowati: Faktor Ekonomi dan Kesetiaan
Jumlah Janda Bertambah 8 Ribu Orang di Kabupaten Bogor di 2022? Pengamat Sosial Ketua MPB Atiek Yulis Setyowati: Faktor Ekonomi dan Kesetiaan /Didin/Harian Bogor Raya/

 

HARIAN BOGOR RAYA - Angka perceraian di Pengadilan Agama Cibinong Kabupaten Bogor di tahun 2023 cukup tinggi yaitu di angka 8 ribu hingga ada sebutan janda sebanyak 8 ribu orang.

Angka mengenai janda sebanyak 8 ribu tersebut terungkap saat Wakil Ketua DPRD Propinsi Jawa Barat H. Achmad Ru'yat di acara Musrembang RKPD Kabupaten Bogor untuk tahun 2024, pada Senin 20 Maret 2023.

Wakil Ketua DPRD Propinsi Jawa Barat Achmad Ru'yat mendapatkan angka janda dari data perceraian yang sudah di ketok palu sebanyak 8 ribu dari ketua Pengadilan Agama Cibinong Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Perampasan Barang Bukti Doni Salmanan Tidak Dikembalikan Ke Korban, Ini Penjelasan Pengadilan Tinggi Bandung

"Tadi saya bincang-bincang dengan ketua Pengadilan Agama Kabupaten Bogor, Ibu Siti Salbiah angka perceraian di Kabupaten Bogor per tahun 2022 di angka 8 ribu", ujar Achmad Ru'yat.

"Berarti ada janda sebanyak 8 ribu. Namun ibu Siti Salbiah mengatakan bukan hanya janda yang dipikirkan namun duda juga harus dipikirkan", ujarnya berseloroh.

"Saya tanya kenapa ini, ini kembali kepada perencanaan di bidang pembangunan agar pro kepada usia tanpa syarat ", tambahnya lagi saat di Musrembang RKPD Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Plt Bupati Bogor Ungkap Kualitas Pelayanan Publik Tahun 2024 2025 Saat Musrembang RKPD

Sementara itu pengamat sosial dan Founder Markas Pejuang Bogor (MPB) Atiek Yulis Setyowati menilai ada beberapa faktor terkait tinggi nya angka perceraian di Kabupaten Bogor.

"Perlunya edukasi seperti penataran bagi calon pengantin juga faktor ekonomi dan medsos dapat juga menjadi faktor perceraian", kata Atiek.

Faktor Media Sosial dan Kesetiaan

"Kalau suami bekerja lalu di PHK, istri bisa membantu suami bekerja bareng-bareng, kecuali faktor perselingkuhan", tambah pengamat dan pegiat relawan sosial ini.

Baca Juga: Video Detik-detik Video Pickup Putih Terbakar di Tanah Baru Kota Bogor

Faktor Media Sosial dan kesetiaan pasangan sangat berpengaruh.

"Musim medsos sangat berpengaruh, gampang sekali, bermula dari iseng, iseng itu bisa jadi benar, terus menjadi pertemuan, reuni seperti itu, nah disini pentingnya faktor ekonomi dan kesetiaan", tutup Atiek.***

Editor: Didin Harian Bogor Raya


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x