Hal Penting Soal Anak Stunting dan Stuned

- 25 Januari 2024, 10:34 WIB
Ilustrasi stunting.
Ilustrasi stunting. /pixabay/ bessi/

HARIAN BOGOR RAYA - Ada penekanan soal anak stunting berbeda dengan stunted atau hanya bertubuh pendek. Anak stunted itu lantaran pertumbuhan tinggi badan yang kronis, orangtua pun bisa langsung periksa ke dokter anak.

Status gizi ibu yang optimal saat merencanakan kehamilan pun bisa jadi bekal bayi yang akan dikandungnya kelak akan tumbuh dengan baik.

"Setelah bayi lahir orang tua berperan penting memberikan kecukupan ASI dan kemudian MPASI nya dicukupkan hingga usia dua tahun, jadi lengkap sehingga tidak ada masa-masa terlewat," kata pakar nutrisi bayi dan anak RS Cipto Mangunkusumo Nita Azka Nadhira.

Baca Juga: Dampak Anak Alami Stunting, Wajib Diketahui

Ia pun menyebut, kondisi anak yang sudah masuk kategori stunting bisa diperbaiki asal memenuhi nutrisi pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK) atau sampai anak usia dua tahun dan rajin monitor asupan gizi anak.

"Jadi kalau sudah ada rambu-rambu berat badan naiknya tidak sesuai, pertambahan panjang badannya tidak optimal itu sudah langsung bisa kontrol ke dokter spesialis anak atau bisa diperbaiki sebelum dia usia dua tahun, jangan sampai terlambat," kata Nita, dilansir dari Antara.

Stunting merupakan suatu kondisi masalah kesehatan kronis yang terjadi sejak dalam kandungan. Jika kondisi tersebut tidak bisa ditangani setelah anak lewat masa dua tahun, sangat sulit untuk dikembalikan ke tumbuh kembang yang optimal.

Baca Juga: Ganjar-Mahfud Siap Tekan Angka Stunting Hingga di Bawah Angka 9 Persen Bagi Ibu Hamil dan Bayi

Kalau dikejar setelah anak usia dua tahun dengan memberikan makan yang banyak, anak malah jadi kegemukan karena tinggi badan yang tidak proporsional.

Halaman:

Editor: Maryam Purwoningrum

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah