Kebiasaan Makan Makanan Buruk Pada Bayi

- 22 April 2024, 13:32 WIB
Ilustrasi makan
Ilustrasi makan /Pixabay - JillWellington/

HARIAN BOGOR RAYA - Kebiasaan makan buruk bisa membawa pengaruh buruk bagi bayi. Bayi akan menolak memakan makanan sehat dan alami, tidak ada pengawet, juga makanan buatan. Pasca kenal rasa manis, bayi memilih mengonsumsi air berasa karena lebih nyaman di mulut.

Jika Anda makan makanan manis secara berlebih terus menerus, maka bayi akan terkena potensi kerusakan gigi. Saat gigi pertama muncul dengan memicu peningkatan populasi bakteri dalam mulut, maka gigi-gigi yang tumbuh berikutnya mengalami kerusakan yang sama.

“Selanjutnya, dapat memicu hiperaktif. Gula dapat diserap ke dalam darah dengan sangat cepat, kadar gula darah yang tinggi meningkatkan adrenalin dan hiperaktif pada bayi, balita serta anak-anak,” ucap Praktisi Kesehatan Masyarakat, dr. Ngabila Salma, masih soal kebiasaan makan buruk.

Baca Juga: Cara Detoksifikasi Tubuh Pasca Makan Banyak Selama Hari Raya Idul Fitri 1445 H

Selain memiliki potensi terbentuk sikap hiperaktif, ada pula kemungkinan bayi mengalami kelesuan akibat terjadinya peningkatan produksi hormon insulin. Hal tersebut yang menjadi pemicu kelesuan, lemas, dan bayi menjadi tidak aktif.

“Pemberian gula secara berlebihan juga menghindarkan anak dari terkena obesitas, diabetes di usia dini yang menyebabkan menumpuknya kalori dalam tubuh,” ujarnya sebagai kini menjabat sebagai Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Tamansari, dilansir dari Antara.

Ia pun membeberkan sejumlah dampak buruk yang dapat terjadi akibat konsumsi gula yang berlebihan pada bayi.

Baca Juga: Langkah Penting Agar Orangtua Bisa Amati dan Pandu Kebiasaan Makan Anak

“Pada dasarnya, bayi belum dapat mengenai rasa dari makanan dan minuman yang dikonsumsi, rasa manis dan asin berlebihan membuat anak jadi picky memilih-milih makan,” kata Ngabila.

Halaman:

Editor: Maryam Purwoningrum

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah